Fakta unik oarfish si ikan pemprediksi bencana 

Fakta unik oarfish si ikan pemprediksi bencana 

Tentang Oarfish

Bencana alam dapat terjadi dimana saja dan kapan saja yang membuat semua orang harus waspada terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana. Saat ini beragam teknologi memprediksi bencana terus dikembangkan karena sebagian alat pemrediksi yang sudah ada terbukti tidak efektif.

Meskipun begitu, sebenarnya sejak dahulu banyak orang yang percaya beberapa hewan dapat memprediksi suatu bencana dan ini terbukti. Contohnya saja sebelum terjadinya tsunami di Aceh pada 2004, hewan-hewan seakan mendapatkan sinyal bahaya. Gajah lari ke dataran tinggi, burung flamingo dan anjing pun berperilaku demikian. Benar saja, tak selang beberapa jam gelombang tsunami menerjang.

Tidak hanya hewan itu saja, ada makhluk air yang  juga bisa peka terhadap sinyal akan terjadinya bencana yaitu ikan oarfish. Nama ikan ini mungkin terdengar asing ditelinga beberapa orang.

Untuk Anda yang tidak tahu jenis ikan apakah itu. Mari simak artikel berikut tentang fakta unik ikan oarfish.

1. Disebut sebagai ular laut

Bukan tanpa alasan, ikan oarfish disebut sebagai ular laut karena memiliki tampilan menyerupai ular. Badannya besar dan panjang serta berliku. Bentuknya seperti pita dimana dari sisi ke sisi sangat kurus. Panjang ikan ini bisa mencapai 9 meter dan beratnya 300 kg. Ikan yang termasuk dalam keluarga regalecidae ini berwarna perak yang mengkilat, sirip perut dan sirip punggung berwarna merah.

2. Tinggal di laut dalam

Regalecus glesne atau ikan oarfish dapat ditemukan di seluruh daerah tropis dan subtropis. Mereka tinggal di laut dalam sekitar 500 sampai 1000 kaki dan bisa dikatakan sangat jarang muncul ke permukaan air. Karena jarang ke permukaan ikan ini disebut pemalu dan bahkan dianggap sebagai spesies langka. Sekalinya ditemukan di permukaan air membuat semua orang khawatir karena jika sudah muncul berarti sebentar lagi akan terjadi bencana entah itu gempa bumi maupun tsunami. Ikan ini diklaim sangat peka terhadap gejala alam sehingga tak heran dikatakan sebagai simbol bahaya. Ini telah terbukti di beberapa bencana alam, contohnya saat tsunami Jepang pada tahun 2011. Kala itu sebelum tsunami menerjang sebanyak 20 ikan oarfish ditemukan di mati atau terluka di pantai.

Ada yang percaya ikan oarfish sebagai utusan dari istana dewa laut yang memberi tahu bahwa akan muncul bencana. Namun terlepas dari kepercayaan tersebut, para peneliti menganggap ikan ini memang bisa memprediksi bencana sebab ikan yang tinggal di laut dalam lebih sensitif terhadap pergerakan patahan aktif daripada yang berada di dekat permukaan laut.

3. Tidak memiliki sisik

Berbeda dengan jenis ikan lainnya, oarfish tidak memiliki sisik di seluruh tubuhnya. Walaupun tidak punya sisik, mereka memiliki turbekel dan lapisan berwarna perak yang terbuat dari guanin. Selain itu, biasanya mereka memiliki kulit yang tembus pandang dan tidak bersisik dengan semburat kebiruan. Karena tidak bersisik, saat disentuh ikan ini seperti agar-agar yang lengket.

4. Ikan bertulang terpanjang di dunia

Selain disebut ular laut, ikan oarfish juga disebut sebagai raja ikan haring. Ini menjadi ikan bertulang yang terpanjang di dunia. Konon, seseorang yang melihatnya pada tahun 1772 memperkirakan panjangnya sekitar 1.000 meter. Wah sangat mengejutkan bukan?

Ikan oarfish raksasa ditemukan dan berhasil diukur dimana panjangnya mencapai 17 meter. Walaupun tergolong ikan raksasa seperti monster, tetapi ternyata mereka hanya makan plankton kecil. Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki gigi asli melainkan struktur yang lebih tipis yang disebut penyapu insang untuk menangkap organisme kecil. Bisa dikatakan mereka tidak berbahaya untuk manusia dan makhluk yang lebih kecil darinya.

Itulah sederet fakta unik dan menarik dari ikan oarfish. Pasti beberapa diantaranya baru Anda ketahui bukan? Semoga bermanfaat.

 

Author Image
Edward Murphy